Kayaknya budaya premanisme dan korupsi emang gak bakal bias ilang dari mental orang-orang Indonesia, mulai dari orang kecil, mulai dari satpam, sampe orang ‘gede’ di gedung dpr-mpr. Hari ini, gue baru aja notice ke gilaan dari satpam bandara, untuk, tiap taksi yang ngetem ‘liar’ di bandara, dimintain uang rokok, 10 ribu, dan gue kyknya baru liat seorang sopir taksi bluebird -yang udah terkenal paling aman dan tertib gak mau bayar ‘setoran’ ke sang ‘penguasa’ jalanan bandara terse but.. Kayaknya, tiap sopir yang membandel ato gak lick ass ke satpam bandara, akin dapat ganjaran, yah minimal body lecet ato penyok, dan kalo nggak batok spion ilang, kayak yang ada di gambar bawah ini, lebih ngeri lagi pas kita ada di sana ketika hal itu berlangsung. Dan yang lebih menyedihkan lagi, sepertinya ada perasaan puas dari oknum setelah dapat memberi pelajaran bagi para sopir taksi untuk bias tunduk dan nyetor uang ke kantong mereka.
apa bias yah orang-orang yang berada di ‘garbing udara’ republik Indonesia yang menghubungkan Negara ini langsung ke negara2 lain, menjadi gambaran positif kepada pengunjung Jakarta, dari dalam Indonesia maupun dari luar negeri? Seperti yang udah dicanangkan sama kapolri yang baru, untuk memberantas premanisme di Indonesia…
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment